Tuesday, May 18, 2010

Urusan Bank/ahli waris

Jika anggota keluarga yang meninggal kebetulan punya rekening bank, maka ini syarat-syarat klaim yang harus dipersiapkan ahli warisnya


Bank Rakyat Indonesia (BRI, Simpedes)
1.  Fotokopi KTP yang meninggal
2.  Fotokopi kartu keluarga yang meninggal
3.  Fotokopi ahli waris
4.  Surat Keterangan ahli waris (Formnya bisa diambil di Kacab BRI)
5.  Surat kuasa ahli waris (Formnya ada di kacab BRI)
6.  Surat keterangan kematian penduduk
7.  Buku tabungan atau sertifikat deposito

Poin 1--6  dicap kelurahan dan kecamatan
untuk rekening di atas Rp100-juta dilengkapi dengan legalisasi dari notaris.


Mandiri
1.  Surat kuasa ahli waris (disuruh bikin sendiri...wah kalah sama BRI dechh)
2.  Surat keterangan kematian penduduk
3.  Buku tabungan/sertifikat deposito
4.  FC KTP yang meninggal (aslinya dibawa yak....buat jaga jaga)
5.  FC KTP ahli waris
6.  Surat keterangan warga dari kelurahan

Taspen
ucuk-ucuk nongol aja di kantor Taspen  bawa FC KTP yang meninggal, kartu Taspen, sama surat keterangan kematian penduduk dari Desa/kelurahan


Catatan tambahan:
info baru, ada baiknya sekalian mengurus Surat Keterangan Waris di kelurahan. 
Surat ini bermanfaat untuk mengurus antara lain jual beli properti yang masih atas nama almarhum/almarhumah.

Syaratnya mudah kok:
-  Surat Keterangan Kematian dari kelurahan
-  Fotokopi KTP dari semua ahli waris
-  Fotokopi Kartu Keluarga Almarhum/Almarhumah (aku masih menyatu dengan KK ibu)
-  untuk ahli waris yang sudah misah dan memiliki KK sendiri juga harus belampirkan fotokopi KK plus akte kelahiran.

Pengalaman waktu mengurus rekening BCA Alm Bapak dulu, mereka meminta Surat Keterangan Waris dari Pengadilan Agama.


semoga membantu,

12 comments:

Arie - Bunda Icha Anakku Sayang said...

tfs mbak..

Prita Kusumaningsih said...

terimakasih infonya. Sangat berguna...apalagi kalau ada peraturan yg dari bank syariah (semoga g makin berbelit ya). Tambahan: ahli waris itu harus semua ya, termasuk yg tinggal di luar kota/negeri

ilna sari said...

Makasih yah Sit ..
Semoga lancar2 aja pengurusannya. Jd inget mamaku dulu ngurus ini itu sepeninggal papaku kok kayaknya kesian, pontang panting kesana kemari. Smoga smakin kesini semakin lancar

kiky fitriyanti said...

sedih ngurusnya sit...how are you anyway?

laksita wijayanti said...

Bunda icha: same same mbk

laksita wijayanti said...

Mbk prita:wah iya mbk,ibu belum kesampean buka di BRI syariah,hiks.betul mbk,tanda tangan semua ahli warisnya.

laksita wijayanti said...

Mbk ilna : sama mbk,ibuku repot bgt pas jaman ngurus akte2 bapak.kalo aku Alhamdulillah enggak terlalu soalnya ibu terorganisir soal surat2 penting jd aku tinggal mondar mandirnya aja

laksita wijayanti said...

Mbk Ky:ho oh mbk,sedih plus terharu ngeliat ternyata ibu dah nyiapin semuanya.aku baek2 aja mbk,msh jd pengangguran banyak acara neh,he4x.

Tee - said...

aku dulu ditembak di kelurahan waktu buat surat keterangan kematian.. disuruh bayar 400 rb!!!!! Orang kelurahan gila tuh.. yang minta ibu-ibu lho ta! Semoga dirimu tidak mengalami hal yang tidak mengenakkan ^_^

laksita wijayanti said...

oo terus gimana mbak?

Tee - said...

ya aku bayar.. aku perlu surat itu untuk nutup rekening alm. mama. Mau gak mau.. dan waktu itu masih o'on (blm tahu kl ada hadist orang yang menyuap dan disuap sama-sama berdosa, soale baru tahunya telat...) ... ^_^ Dia pikir uangnya banyak kali... :P

Anyway busway, mengambil keuntungan dari musibah orang lain, subhanallah.. na'udzubillahi min dzalik, aku gak berani ngebayangin karmanya...

syaiful ahmad said...

mbak ijin copas ya, soalnya bapak saya lagi di serahi kuasa untuk mengurus rekening bank milik kakek
thx infonya mbak