Saturday, May 22, 2010

Akta Kematian & Surat Keterangan Waris

Proses selanjutnya setelah hiruk pikuk tahlilan selesai adalah mengurus surat keterangan kematian/akta kematian dan surat keterangan waris.
Ini terutama berguna untuk mengurus klaim asuransi, rekening bank, dan proses jual beli harta yang masih atas nama almarhum/almarhumah.


di Kantor Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman Yogyakarta syarat-syarat pembuatan akta kematian sebenarnya mudah, prosesnya juga cepat, tinggal mengisi formulir, melengkapi persyaratan dan membayar biaya administrasi yang sudah ditentukan.

Persyaratan:
1.  Surat pengantar dari kelurahan
2. Copy surat keterangan kematian dari RS/Kelurahan
3.  Copy surat nikah/akta perkawinan orang tua almarhum jika almarhum masing single
4. Copy surat nikah/akta perkawinan jika almarhum sudah menikah
5. Copy surat kelahiran/surat kenal lahir dari almarhum
6. Copy KK, KTP Pelapor dan 1 orang saksi

KTP, KK, dan Surat Kematian dilegalisir di Kelurahan/Kecamatan
Akta perkawinan dan Akta kelahiran dilegalisir di kantor catatan sipil

Aku sebenarnya ingin membuatkan ibu akta kematian, namun kami terkendala tidak menemukan surat akta kelahiran/kenal lahir.  Informasi dari Notaris Surat Keterangan Kematian dari kelurahan pun sudah memiliki dasar hukum yang kuat karena sudah diverifikasi oleh pejabat berwenang.


Jika sudah memiliki akta kematian atau surat keterangan kematian maka selanjutnya adalah membuat Surat Keterangan Waris. 
ini aku masih belum ngeh, dulu waktu Bapak kami membuatnya sampai tingkat Pengadilan Agama.  Tapi ada informasi surat keterangan waris cukup dibuat di kelurahan/kecamatan.  coba kubagi informasinya kalau sudah berhasil mengurusnya.


semoga membantu,

8 comments:

Tee - said...

pengalaman bapakku ngurus surat keterangan waris misalnya tentang rumah.. itu sih cuma sampe kelurahan aja.

Margono M. Amir said...

Selamat mengurusnya.
(Kalo udah dapat warisannya, kawan-kawan di MP ditraktir kagak ya? - Just asking!)

yelli ordinary people said...

moga lancar mba

Nining Soeryono said...

Semoga lancar mba Sita...

laksita wijayanti said...

Iya mbak tee betull, betul, betull

laksita wijayanti said...

hayoo atuh pak, tahu kupat Monjali yaaa?

laksita wijayanti said...

ho oh, makasih ya jengg

laksita wijayanti said...

iyaaa mbak, makaciehhh yaaa;))