Tuesday, November 11, 2008

In Memoriam: Michael Crichton

barusan baca beritanya dari MP'ers......
sudah meninggal dunia penulis hebat Michael Crichton
he's my fav writer
Congo, Prey, Timeline, Sphere adalah sebagian kecil novel novelnya yang selalu membuatku terpukau....
Hey...novel dia bukan sekedar novel cinta cintaan ok
tapi ceritanya selalu dalem banget, science, physics, anthropology, culture
semua jadi satu
sampe kadang kadang aku terpana ngeliat sedemikian banyaknya data dan fakta yang disertakan dalam novelnya..
Amazing......
sayangnya belum ada sutradara yang mampu menghadirkan film based his novel sebagus tulisan aslinya
beda ama John Grisham, novelnya biasa, pas difilemin ciamik
katanya sudah ada karya terakhirnya yang belum diterbitin....
ditunggu deh,dan....
semoga beristirahat dengan tenang ya Pak......


cerita lengkapnya di wikipedia
Foto diunduh dari wikipedia

25 comments:

Aboe Salman Herry Septiady Al Batamy said...

"semoga beristirahat dengan tenang ya Pak......" maaf apa agamanya? klo bukan islam maka
sebagai nasehat : adalah seorang muslim tidak pantas memberi doa yang seperti itu"
orang yang mati dalam kekafiran adalah sejahat-jahatnya manusia, walaupun akhlaknya baik didunia, قال تعالى: إن الشرك لظلم عظيم bahwa kesyirikan adalah kezholiman yang terbesar.

laksita wijayanti said...

terimakasih atas nasehatnya pak harry
tapi maaf ya pak saya bukan Tuhan
Michael Crichton memang bukan islam
tapi trully saya mendoakan dia dengan sebenar benarnya
masalah dia nanti disika kubur lah, masuk neraka lah, itu bukan urusan saya
dan itu diluar kekuasaan saya
kalo ada teman, sahabat yang berbeda keyakinan dengan saya meninggal
saya juga akan mendoakan hal yang sama buat mereka
saya gak bakal mengutuk mereka
keyakinan itu urusan pribadi manusia dengan penciptanya
gak pantas kita sebagai manusia menjudge.

NiNa FiRstAviNa said...

hehehe.. jadi senyum ngeliat komentar begini..

sama kayak laxita, menurutku juga--yang cuman manusia ini--kafir atau tidaknya seseorang adalah HAK ALLAH untuk memutuskan. Kita nggak pernah tahu apa cara dia saat menghembuskan nafasnya yang terakhir, jangan2 dia mengucapkan dua syahadah dengan setulus hati? wallahualam kan?

Terus terang aja, saya sering mendoakan orang berhati baik (yang bukan beragama Islam) dengan doa tulus, semoga Allah menunjukinya dengan jalan-Nya.. Nggak salah kan mendoakan orang lain yang ngga kita kenal? Sama seperti Rasulullah mendoakan musuh-musuhnya, agar Allah menunjukkan mereka ke jalan yang lurus.. :)

Aboe Salman Herry Septiady Al Batamy said...

sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk nabi kita muhammad shallallahu'alaihi wasallam, bukankah orang tua Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam adalah orang kafir, namun Rasulullah tidak dibolehkan oleh Allah untuk mendoakan mereka, Apakah ukhti lebih mulia dari Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam, tentu tidak bukan? dan hati-hatilah berdoa tanpa ada dalil !!! karena doa itu ibadah dan syarat ibadah salah satunya harus ada tuntunannya dari Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam, klo tidak ada maka ibadah itu bathil dan sia-sia,
Wallahu a'lamu bish showab

laksita wijayanti said...


wah jadi kita lebih disuruh mendoakan amrozi cs yang emang di KTP nya muslim tapi kelakuan kayak gitu pak?
aduh enggak deh kalo saya.....;))

Biar aja deh Tuhan yang nilai, Dia kan Maha Tahu.

Ade Puspitasari said...

^.^"...

Aboe Salman Herry Septiady Al Batamy said...

"sama kayak laxita, menurutku juga"
bahwa dalam hal ini kita tidak kembalikan ke persepsi kita masing2, tidak,,tidak boleh saudari.,namun harus dikembalikan bagaimana yang disebutkan oleh dallil dari al quran dan hadits.
"Kita nggak pernah tahu apa cara dia saat menghembuskan nafasnya yang terakhir, jangan2 dia mengucapkan dua syahadah dengan setulus hati? wallahualam kan?"
didunia ini kita menghukumi seseorang dengan zhohirnya saja adapun hati kita serahkan kpd Allah ta'ala. dan yang tampak bagi saya dari pernyataan sipemilik Mp ini bahwa "beliau bukan islam" nah diantara kita ngga' ada yang tau kalau diakhir nafasnya dia islam maka doa tersebut tentu dibangun diatas keyakinan bukan diatas dugaan-dugaan.
trus yang dipermasalahkan adalah berdoa kepada orang yang mati dalam keadaan kafir, ini jelas tidak boleh dan tidak ada satupun dalil yang membolehkan.

Aboe Salman Herry Septiady Al Batamy said...

saudari sejahat-jahat amrozy adalah dia tetap islam (secara zhohir) adalah lebih baik dari pada sebaik-baik manusia tapi dia kafir terhadap Allah.
Kita diberi Allah hati dan pikiran oleh Allah maka nilailah semampu kita berdasarkan Apa yang Allah sebutkan, bahwa dosa yang paling besar adalah dosa menyekutukan Allah dan dosa tsb tidak akan diampuni dan kekal didalam neraka selama-lamanya. iInilah "penilaian" Allah dalam firman Allah:
إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن
يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. 4:48)
mudah-mudahan Allah mudahkan hati saudari untuk menerima kebenaran

Ade Puspitasari said...

kayanya ini beda sudut pandang aja ya? satu, dari sisi kemanusiaan, satu lagi dari sisi agama ^.^

ilna sari said...

Heh !!!!
Gimana sih ini. Ini kan lagi ngomongin si Michael, tolong deh pak Herry, kalo mau menasehati juga harus dengan cara yang baik, PM kek, japri kek.

Aboe Salman Herry Septiady Al Batamy said...

nah, ini mungkin pahit tapi masalahnya sangat urgen bagi kita semuanya, kalau kita salah dalam matematika kita bisa rugi hanya didunia tapi kalau kita salah dalam aqidah kita rugi didunia dan diakhirat. nasehat saya bukan untuk menjatuhkan saudari-saudari, tidak, sama sekali tidak. saya hanya ingin saudari dan MPers yg lain mengerti akan masalah yang seperti ini. maafkan saya kalau didalam penyampaian terasa kasar.

laksita wijayanti said...

yeaaaa, pokoknya mah daku tetep berduka buat salah satu penulis besar dunia

Vita Rumanti said...

Ikut berduka dah mbak...
Iya akyu pernah baca salah satu novelnya. Tapi lali judule.
Eh...sapa tau dirimu sangking ngefans-nya dapat warisan mba?? cek aja!

perca endah said...

ooh.....
si jurassic park telah pergi ya. aku baru baca Prey aja tuh

laksita wijayanti said...

hoooo*langsung mantengin yahoo sapa tau dapat imel mendadak terbang ke amrik buat tanda tangan warisan*

laksita wijayanti said...

iya mbk, coba timeline juga mbk;))

Vita Rumanti said...

*ngarep dapet yang denger*

farrel syauqie said...

aku masih cari novel airflame-nya
dulu pernah baca tp cuma minjem

laksita wijayanti said...

aku juga lom baca airflame neh mbk;))

Narpati Pradana said...

Airframe... bukan Airflame...
Ada yang pernah nonton film yang disutradarainya? "Westworld" (dibintangi Yul Bryner). Klasik!


Untuk "Twister", dia gak pakai nulis novel tetapi langsung bikin skenarionya.

Kalau menurutku sih, adaptasi paling bagus dari novel Michael Crichton adalah "Rising Sun".

sendiriajah kali said...

huhhuhuhuhu...aq sukaaaaaaaa novelnya.menunjukkan kepintaran sang pemilik kepala!

laksita wijayanti said...

film filmnya masih jauh dari novelnya,.

laksita wijayanti said...

setuju neng!

ati kusumawati said...

waaa...aq ga kenal je Le..
koq Lele ga ngenal2 in ke aq sih??

laksita wijayanti said...

deuuu, bunda mah angkatan "aneka ria sapari"
ya sudah no aku mau mengenalkan die.....