Friday, August 29, 2008

Anugrah Terindah

Hidup adalah anugerah.

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar -
Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu -
Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu -
Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu -
Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu -
Ingatlah akan seseorang yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai -
Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.

Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh -
Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu -
Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain -
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu -
Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.

NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI!
Hidup adalah anugrah
dan salah satu anugrah terbesar dari Sang Pencipta adalah Ramadhan.

Yaa Allah, cukupkan umur kami
agar tereguk kenikmatan Ramadhan
Yaa Allah bersihkan jiwa dan akal kami
agar tertuai fitrah terlahir kembali
Yaa Allah, bahagia kami menyambut Ramadhan ini
jadikanlah aku, ibundaku,keluargaku, sahabat-sahabatku, teman-temanku, orang-orang yang sudah kudzolimi dan orang orang yang membenciku menjadi golongan orang orang yang beruntung......Yaa Allah cukupkanlah nikmat RamadhanMu pada kami. amin


Marhaban yaa Ramadhan
Mohon maaf lahir dan batin

2 comments:

akyas tarmidzi said...

mets menjalankan ibadah ramadhan ya jeng...:-)

ilna sari said...

Aduh, bagus bgt sit.
Aku jd inget cerita temenku yang anaknya tuna rungu. Dia bilang "orang banyak yang komplen kalo tetangga pasang radio keras2, gue nggak, krn gue tau betapa berharganya pendengaran kita, terbayangkah elo gimana mereka yang gak bisa mendengar?" Ternyata gue baru mengetahui bahwa anaknya tunarungu. Oh dear.

Mohon maaf lahir batin