Tuesday, October 9, 2007

Kode Babi Pada Makanan Kemasan

Forward dari email, smoga bermanfaat

KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS
Assalamu'alaikum
Oleh Dr.M. Anjad Khan

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.
Tugasnya,  mencatat semua merk barang, makanan & obat-obatan Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran  lalu menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang dalam bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan jangan banyak tanya ...!
Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai  mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada.

Ternyata, apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia.
Hampir di seluruh negara bagian barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak terdapat di negara-negara tersebut. Di Perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hwan lainnya. Namun, orang Eropa & Amerika berusaha menghindari lemak-lemak itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan
lemak-lemak babi tersebut ? Babi-babi dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin pusing POM adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.
Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal uji cobanya, mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata berhasil.

Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan. Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, bahan dari lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produknya. Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan  diganti dengan lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara Islam,maka dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi & domba. Meskipun begitu lemak-lemak itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai  syariat Islam.Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya produsen menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang  dicapai bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM, sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E ? CODES, E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional, antara lain :
pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula2, biskuit,
makanan kaleng,
buah2an kaleng, dan beberapa multivitamin serta
masih banyak lagi jenis makanan & obat2an lainnya.

Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di bawah ini, positif mengandung lemak babi :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213,
E214, E216, E234,
E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430,
E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470,
E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478,
E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542,
E570, E572, E631, E635, E904.

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari'at Islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.

Semoga manfaat,
M. Anjad Khan
Medical Research Institute United States


update terbaru
Thanks buat Mbk evi dan Bunda Titi atas informasinya
ternyata ada situs terpercaya yang bisa mengklarifikasi isi email di atas
temen temen bisa lihat di sini
informasi di situ juga bisa jadi rujukan kita

untung ya aku posting di sini jadi bisa langsung ditanggepi
coba kalau langsung forward di email, bisa termakan isu kita
ternyata dunia eMP emang menakjubkan
makin cinta aku..

14 comments:

bondan suryo said...

TFS Sita
aku kopipas ya? mau aku forward juga

laksita wijayanti said...

Ok Pak!!!

Evimeinar Nasution said...

perlu diluruskan
ini sudah pernah saya dapat dua tahun yg lalu dan dinyatakan hoax
krn pernah dipost di Mp saya. Diluruskan oleh mbak Mamiek
silahkan baca replyan mbak Mamiek di postinga tersebut di http://evimeinar.multiply.com/journal/item/20/Sekilas_Info_-_code_makanan_B1_alias_Babi_

bondan suryo said...

Gitu ya Pep.
thanks, meluncur segera

laksita wijayanti said...

ok mbk, segera meluncur ke sana.

tity stuff said...

waaaaaaaaahhh mbaaa banyak sekali bagaimana aku menghapalnyaaa??? hiks...*kekuranganku*

dewi cendika said...

TFS ya mbak...sangat bergunaa...

' Titi Leksono' said...

Shita kebetulan aku anggota milis HBE (halal baik enak)
ada klarifikasi untuk email ini...
--------------------------------------------------------------------------------------
Assalamualaikum Wr. Wb,

email mengenai kode babi tersebut adalah hoax dan pernah di bahas juga
di milis ini beberapa tahun lalu.

Selain URL yang diberikan oleh Saudara Reza Shah, URL berikut juga
dapat dijadikan sebagai referensi mengenai halal/haramnya e-code
ingredient:

http://www.halalgui de.info/content/ view/407/ 38/

Wassalam
Damar


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Cepat juga yah menyebarnya :)
Di milis yg lain saya juga dapet ini.
Terus ada member yang memberikan link berikut:
http://www.guidedwa ys.com/halalfood guide.php

Dari link tersebut tidak semua kode E haram.

Wa'alaikumussalam

--- Yedi wrote:

>
> Semoga bermanfaat..
>
>
> KODE Babi Pada Makanan Berkemas
> Tolong diForward ke saudara2 Muslim yang lain !!!!!!

laksita wijayanti said...

hehehehe....OK Bunda, dah dipasang update terbarunya
untung gak langsung forward email kemana mana neh,

' Titi Leksono' said...

hehehe...udah berapa kali ya aku copy paste email itu pagi ini...
banyak sekali yang posting tentang itu pagi ini...

sari azmita said...

tfs ya mbak...

laksita wijayanti said...

tetep kudu waspada n ati ati ya mbk Sari;))

yani mariah said...

mba mau nambahin ya....ada beberapa yg ga tercantum
E 101, E 123, E 160-170, E 270-283, E 297-300, E 304, E 320-337, E 353, E 380-381, E 415, E 420-436, E 470-495, E 544, E 620-635, E 901, E 920
klo E 210 (Benzösäure) berasal dari buah-buahan juga dari madu biasanya untuk campuran joguhrt, keju dan makanan vegetaris. E 213 (Calciumbenzoat) meupakan Salz Benzösäure (garam Benzösäure) juga ditemukan dlm buah2an, sebagaimana E 210, E 213 juga bisa menyebabakan alergi juga berbahaya bagi penderita asma. E 214 (PHB-Ester/ Para-Hidroxy-Benzönsäure-Ethylester merupakan pengembangan dari jamur & ragi sebagai penambah rasa pd makanan, mengeringkan daging E 214 dikombinasi dari E 210 dan E 200. Tapi yang namanya ragi juga masih diragukan, ada yang bilang halal juga haram, tergantung dari proses dan media yang digunakan dlm proses pembuatan.

laksita wijayanti said...

thanks nymr;))